Aplikasi Tracker dan Compiz Bikin Lemot di OpenSUSE

Beberapa orang menyukai dan memakai Linux memang untuk pamer tampilan dan pamer oprek. Saya dulu juga suka begitu. Tapi seiring dengan berjalannya waktu dan banyaknya pekerjaan yang membutuhkan aplikasi-aplikasi berat, Linux menjadi OS yang memerlukan performa yang cepat dan respon yang baik. Embel-embel tampilan bagus, cuma jadi seperti sampah yang akan membuat OS OpenSUSE jadi lemot sekali.

Saya menemukan penyebab lemotnya OS ini, apalagi kalau sudah main Oracle Virtualbox untuk virtualisasi windows. Beeehh…..nge-hang. Penyebabnya adalah aplikasi Tracker dan Compiz. Dua aplikasi ini memberikan efek dan penyajian yang bagus pada tampilan desktop.

Tracker menurut saya berfungsi untuk mengaktifkan search bar di panel computer SUSE, jadi kalau kita ketikkan nama file atau aplikasi di searchbar itu, maka Tracker akan mencarinya. Aplikasi ini secara tiba-tiba saya ketahui memakan resource besar pada pemrosesan saat saya mengecek System monitor SUSE. Saat aplikasi ini di end process tiba-tiba SUSE berjalan sangat cepat. Jadi aplikasi ini sampah. Remove!

Compiz menurut saya berfungsi untuk memberikan efek-efek biasa aja seperti minimize jinny oh jinny, window pecah, 3D cube, wobbly goyang dombret, yang kalau kita pamerin sama anak TK, SD, dan SMP mereka akan biasa aja melihatnya.

Sekarang jaman udah canggih, anak SD punya playbook dengan QNX yang keren, anak SMP sudah pegang Macbook air yang tampilannya bening begitu, anak TK sudah punya smartphone berbagai varian. Semua itu mereka miliki karena mereka giat bekerja dan mencari duit. Sementara anak kuliahan mau pamerin efek compiz SUSE yang biasa aja, di laptop yang biasa-biasa aja yang masih dibeliin orang tua. Remove! Aplikasi ini banyak makan sumber daya hardware.

Nah, selamat menikmati OS Linux yang cepat. Dengan begini SUSE saya mampu menjalani berbagai aplikasi ditambah dengan virtual Windows yang sedang membuka program seperti word, altium, hyper terminal (terhubung ke USB to Serial modul), photoshop, dll tanpa not responding (Minimal prosesor core i3, RAM 4 Gb).

Advertisements

About Dimas

study at

Posted on June 16, 2013, in OpenSUSE, Sistem Operasi and tagged , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Matt on Not-WordPress

Stuff and things.

Pollock of Light

Twitter: @lluisbusse

Slate Agency

Talent Search

The works of Wiryanto Dewobroto

as structural engineer, lecturer and writer

%d bloggers like this: