Masalah pengurangan kapasitas hard disk secara misterius di Ubuntu

Saat partisi windows hilang dari hard disk, dan windows tidak bisa diinstall lagi ke hard disk karena masalah partisi dan sektor, yang harus dilakukan format keseluruhan untuk menginstall. fyuuh data-data masih belum di backup. Akhirnya kepikiran menginstall Oracle Virtualbox untuk menjalankan Windows di dalam Ubuntu. Selesai install Oracle VB. Dan saatnya buat virtual disk untuk window dan selesai (dalam hal ini sudah dicoba windows 7-32 bit sampai windows 8-64 bit). Dan di run untuk tahap penginstallan Windows ke dalam hard disk virtual, tapi virtualbox tiba-tiba mengalami error saat tahap tersebut. fyuuuh.

Mau diposting masalahnya tapi kalau belum ketemu jalan keluarnya, rasanya malas. Lalu mulailah kepikiran mencari troubleshootingnya di Internet. Dan lagi-lagi masalah baru yang tidak kelihatan datang (belum saya ketahui masalahnya saat posisi ini). Entah berapa kali saya mencoba semua command terminal dari instruksi-instruksi di forum atau website. Tidak ada perubahan pada Virtualbox. Tetap tidak bisa diinstall windows-nya. Yaudah pasrah sejenak. Saatnya kembali have fun dengan Ubuntu.

Nah, mulailah feeling bahwa ada yang tidak beres dari apa yang baru saya lakukan dengan sistem. Tampilan berubah secara misterius. Icon-icon Faenza berubah jadi icon standar, Tema-tema Adwaita berubah jadi Radiance. Secara otomatis!!! Gila ah, saya pikir cuma masalah kecil. Lalu coba deh menjalankan program Skype karena pacar saya ngajakin. Lah ko ga bisa tampil skype-nya, cuma execute sebentar terus mati!!! Coba buka system monitor, juga ga bisa tampil. Waduh, akhirnya saya coba restart dan masuk lagi ke Ubuntu. Dan Eng-ing-eng belum sampai tampilan log in, ubuntu gelap dan memberitahu bahwa sistem akan berjalan pada low-graphics mode, tapi tetap aja ga bisa masuk desktop. Kenapa lagi ini setting Nvidia saya??? OKE SEPERTINYA SAYA TELAH MEMBUAT QUANTAL QUETZAL SAYA MARAH KARENA SEBUAH COMMAND TERMINAL YANG MENGACAUKAN SISTEM. AMPUN dalam hati saya ucapkan.

Masuk ke OpenSUSE untuk cek Fstab, X11, dan lain-lain di ubuntu. Setelah dicek ga ada masalah kayanya. List-list kodingnya masih sama dan lumrah. Prosesor aman, Grafis aman. Wah jadi tambah bingung Ubuntu saya kenapa. Coba ganti deh koding di file xorg.conf. Nah pas di save mulai ketahuan tuh ada masalah apa. Muncul pesan bahwa tidak ada free space, alias partisi Ubuntu sudah penuh. WHY!!! Coba liat properti partisi dan benar saja, ternyata freespace-nya 0 (nol) ga ada sisa berapa tera, giga, mega, kilo, byte pun ga ada sisa. Benar-benar 100% full hardisknya. Setelah itu saya langsung memindahkan file-file video berukuran besar ke partisi OpenSUSE. Setelah itu restart dan masuk lagi ke ubuntu.

Berhasil masuk, ternyata masalahnya cuma karena hardisk full. Setelah itu coba cek lagi partisi hard disk di desktop gnome Ubuntu. Ketahuan sekarang bahwa partisi Ubuntu penuh bukan karena file-file video, musik, atau dokumen, tapi karena sebuah proses yang mengisi ukuran sebuah file sampai partisi penuh (bisa puluhan, ratusan, ribuan tera terisi kalau ga ketahuan) yang belum ketahuan letaknya. Inilah yang membuat partisi saya tau-tau sudah 0 saja free spacenya. Keren juga sebenarnya ini kasus buat ngerjain komputer atau laptop teman (tapi terlalu jahat ini)

Mulailah saya cek satu-satu berapa ukuran folder masing-masing yang ada dalam root untuk mencari dimana file / folder bia*ab itu membuat ulah. Nah ketahuan dimana foldernya. Yaitu di dalam folder /var/log/cups, tepatnya dengan file bernama error_log. File ini benar-benar mencolok mengingat ukurannya mencapai kurang lebih 40 Gigabyte. Setelah dibuka, file itu seperti sedang loading dan terus mengisi sampai hard disk penuh kalau tidak dihentikan atau didelete. Perlu diketahui kecepatannya mengurangi hard disk lumayan cepat. 1 Gb / 60 sekon sepertinya. Sungguh mengerikan.

Dengan rakusnya mengkonsumsi free space sampai puluhan giga

Dengan rakusnya mengkonsumsi free space sampai puluhan giga

Akhirnya saya delete file-nya biar tahu rasa. Partisi hard disk pun diam dan tidak terjadi pengurangan. Namun partisi tidak kembali ukurannya kepada keaadaan sebelum file itu berulah. Saya pun restart dan masuk lagi ke Ubuntu. Free space hardisk saya kembali ke keadaan semulanya. Tapi ternyata file itu datang lagi dan berulah. Baji**an dalam hati saya. File apa ini ?? Konfigurasi salahkah? virus-kah? atau apa?. Saya delete lagi file itu, dan acara makan free space hard disknya pun berhenti. Okay saya tidak mungkin melakukan hal ini setiap masuk ke desktop Ubuntu. Saatnya cari solusi. Dan saya pun berhasil mendapatkan dan meringkas troubleshooting masalah ini dari Ubuntuforum.

  1. Buka Terminal
  2. $ sudo chmod 755 /usr/lib/cups -R
  3. $ sudo chown root.root /usr/lib/cups -R
  4. $ sudo /etc/init.d/cups restart
  5. Selesai, tambahkan tail /var/log/cups/error_log untuk melihat apakah ada perubahan pada isi file bia*ab tersebut

Setelah itu cek apakah free space masih dimakanin. Kalau sudah berhenti berarti sudah berhasil. Lanjut bereksperimen lagi.

sebelumnya dikuasai sektor kuning alias full

sebelumnya dikuasai sektor kuning alias full

Kesimpulan dari masalah ini adalah, masalah pada sistem operasi itu terkadang terlihat sangat rumit dan mengerikan yang membuat penggunanya pasrah. Padahal jalan keluar pemecahan masalahnya sangat singkat seperti diatas. Walaupun kasus errornya virtualbox masih belum bisa. Next time pasti bisa.

Advertisements

About Dimas

study at

Posted on December 25, 2012, in Linux, Sistem Operasi, Troubleshooting and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Matt on Not-WordPress

Stuff and things.

Pollock of Light

Twitter: @lluisbusse

Slate Agency

Talent Search

The works of Wiryanto Dewobroto

as structural engineer, lecturer and writer

%d bloggers like this: