Upgrade ke OS Windows 7 sp1 (Bagian 1)

Setelah hampir 2 tahun, sistem operasi Windows 7 Profesional (original gratis dari MSDNAA) saya digunakan, baru kali ini saya berhasil mengupgradenya ke Windows 7 Pro sp1. Dibandingkan dengan 2 OS lain yang terinstall di desktop dan laptop saya yang selalu rajin dan mudah diupgrade (openSUSE dan Ubuntu), Windows 7 ini adalah yang paling bermasalah setiap mau diupgrade. Saya juga tidak habis fikir sebuah OS yang paling user friendly ini, kalau dibandingkan dengan OpenSUSE dan Ubuntu, justru yang paling bermasalah dan susah untuk diupgrade. Padahal untuk update dan mendapatkan notifikasi upgradenya gampang dapetinnya.

Triple Boot

Triple Boot

Untuk notifikasi important update berupa upgrade ke sp1 ini memang sudah lama saya dapatkan, tetapi setiap mau install selalu failed ditengah jalan, padahal koneksi yang digunakan untuk mendowload upgrade dari internetnya sudah cepat, serta laptop sudah tercolok ke stop kontak. Lantas, ketika upgrade gagal lagi ditengah jalan muncul link help beserta masalah error yang sedang dihadapi pada jendela upgrade tersebut. Disitu tertera nomor kode error 800laxxxx (seperti itulah pokoknya) yang memudahkan saya untuk mencari troubleshooting di Google, karena dari menu help yang disediakan untuk menyelesaikan masalah tersebut kurang lengkap. Hanya saja saya mulai menyadari bahwa yang bermasalah bukan di Windowsnya, tapi dari partisi hardisk yang diinstall lebih dari satu OS (Triple-Booting OpenSUSE, Windows, dan Ubuntu).

Setelah cari-cari di internet, ketemu beberapa forum luar negeri yang membicarakan kasus yang sama dengan yang saya alami (kebanyakan bukan dari forum Windows, melainkan forum Linux dan distronya). Disitu dijelaskan bahwa ternyata Dual-boot atau Triple-boot menyebabkan Windows 7 tidak bisa di upgrade, saya juga kurang ngerti kenapa begitu. Dari yang saya dapatkan diwacana dan pendapat orang-orang di forum tersebut, troubleshooting dapat dilakukan dengan cara mengubah partisi Windows utama, dalam hal ini adalah drive C (pada kompi saya) menjadi partisi aktif. Karena saya tidak ngerti maka saya ikutin aja langkah-langkahnya yaitu :

  1. Buka Disk Management Windows
  2. Cari Drive Windows utama (drive C misalnya), klik kanan dan pilih “Mark partition as Active”
  3. Buka windows Update dan coba download dan install lagi upgrade windows sp1
  4. Windows sp1 selesai diinstall (berhasil)

qwer1

Tentu akan terasa menyenangkan sp1 sudah berhasil diinstall. Maka restart pun dianjurkan oleh windows.

bersambung…

(Jangan dipraktekan apabila belum tahu resiko yang akan terjadi, penulis tidak bertanggung jawab atas apa yang terjadi pada komputer anda, berbahaya)

Advertisements

Posted on December 8, 2012, in Linux, Sistem Operasi, Troubleshooting, Windows and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Matt on Not-WordPress

Stuff and things.

Pollock of Light

Twitter: @lluisbusse

Slate Agency

Talent Search

The works of Wiryanto Dewobroto

as structural engineer, lecturer and writer

%d bloggers like this: